Penyandang disabilitas dan perang
- a32assaf

- 28 Feb
- 2 menit membaca
Di masa perang atau konflik militer, seluruh Negara Israel dimobilisasi – tetapi ada satu kelompok yang sering tertinggal: penyandang disabilitas.
Dalam situasi darurat seperti perang
Perang Pedang Besi, atau di masa lalu di Operasi Tepi Pelindung Realitas kompleks yang dihadapi puluhan ribu penyandang disabilitas di Israel – orang-orang dengan disabilitas fisik, sensorik, kognitif, atau mental – yang terpaksa menghadapi tidak hanya ancaman keamanan, tetapi juga hambatan sehari-hari yang menjadi dua kali lipat lebih berat di masa darurat, semakin terasa akut.
🔹 Tempat perlindungan yang tidak dapat diakses🔹 Sistem peringatan yang tidak disesuaikan untuk penyandang gangguan pendengaran atau penglihatan🔹 Evakuasi darurat tanpa akses kursi roda atau peralatan medis🔹 Kurangnya akses informasi secara real-time
Di negara di mana sebuah badan seperti Lembaga Asuransi Nasional, dan organisasi masyarakat sipil seperti Aksesibilitas Israel Bekerja tanpa lelah untuk mempromosikan hak dan aksesibilitas – tanggung jawab ini dipikul bersama: oleh pemerintah, pemerintah daerah, bisnis, dan masyarakat secara keseluruhan.
Sementara sistem keamanan berfokus pada perlindungan perbatasan, kita sebagai masyarakat harus memastikan bahwa bahkan mereka yang kesulitan berlari ke tempat yang terlindungi tidak dibiarkan rentan.
Ini bukan sekadar soal kesejahteraan. Ini soal kesetaraan.Ini bukan sekadar masalah operasional. Ini adalah masalah moral.
Justru di saat krisis inilah ketahanan sosial kita diukur. Kemampuan untuk melihat orang lain, mengadaptasi solusi, berinvestasi dalam infrastruktur yang mudah diakses – dan mengubah konsep “kesiapan menghadapi keadaan darurat” menjadi sesuatu yang mencakup semua orang.
📣 Saatnya menuntut:
Standar aksesibilitas wajib untuk semua tempat penampungan umum dan swasta.
Sistem peringatan multisensor
Basis data terkini tentang kebutuhan khusus di pemerintah daerah.
Latihan simulasi keadaan darurat yang disesuaikan untuk penyandang disabilitas.
Karena masyarakat yang benar-benar kuat tidak akan meninggalkan siapa pun di belakang.
Setelah Menulis. 1)Gerakan "Kita Akan Mengatasi" - Transparansi bagi Penyandang Disabilitas
3) Penulis iklan : Assaf Benyamini-972-58-6784040.

Komentar